Kenali Jenis-Jenis Cabai Sebelum Tanam di Rumah

Kenali Jenis-Jenis Cabai Sebelum Tanam di Rumah

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u4050339/public_html/annexemagazine.com/wp-content/plugins/remove-footer-credit/remove-footer-credit.php on line 116

Ada banyak sekali portal media tanam online yang dapat Anda manfaatkan untuk mengetahui berbagai cara dalam menanam tanaman di rumah. Salah satunya yaitu mengenali jenis-jenisnya untuk ditanam di pekarangan sekitar.

Jenis-jenis Cabai

Kenali Jenis-Jenis Cabai Sebelum Tanam di Rumah

 

Cabai merupakan salah satu tanaman yang dikategorikan di dalam Solanaceae nightshade. Tumbuhan ini berasal dari Meksiko dan akhirnya menyebar ke India, Cina dan Turki. Anda bisa memilihnya untuk ditanam di rumah dimana hasil panennya nanti dapat dipetik langsung dan dikonsumsi.

Cabai Merah Besar

Cabai dimensi panjang 10 sampai 15 cm ini memiliki diameter 2 sampai 3 cm. Jenis merah besar ini mempunyai kulit tebal dan tidak berasa pedas serta bercorak merah menyala. Wujudnya panjang, besar dan membujur lancip ke ujung. Biasanya memiliki penampilan mengkilat seperti ada parafinnya.

Cabai merah besar ini biasa disebut dengan cabai teropong dan biasanya digunakan sebagai manisan atau umumnya hanya memanfaatkan warnanya saja. Struktur biji ini sangat besar dan umumnya digunakan dalam masakan nusantara semacam sambal balado dan bumbu bali.

Cabai Merah Keriting

Jenis keriting ini memiliki bentuk yang panjang, namun berdiameter kecil jika dibandingkan dengan cabai lainnya dimana biasanya hanya berujung lancip dan cenderung lancip di ujungnya. Kulitnya tidak terlalu lembut justru terasa kasar atau bergelomban bahkan berkeriting dan juga tipis.

Cabai merah keriting ini memiliki kadar air yang cukup sedikit dan teksturnya mempunyai daging padat. Sementara bijinya melekat erat pada permukaan kulitnya. Jenis ini bercorak merah hati dan rasanya sedikit lebih pedas. Orang-orang seringkali menggunakannya sebagai bahan tumisan.

Cabai Merah Hijau

Cabai merah hijau merupakan tipe dari merah besar namun dipanen ketika kondisinya masih belum matang. Hal ini menyebabkan teksturnya terasa sangat renyah sehingga memiliki daya tarik tersendiri daripada jenis lainnya.

Umumnya cabai merah hijau ini dinikmati dengan cara digoreng atau direbus sebelum diolah. Proses ini bertujuan untuk mengurangi aroma langunya karena dipanen ketika belum matang. Ukurannya memang cukup besar jika dibandingkan jenis lainnya.

Itulah tadi ketiga jenis cabai yang perlu Anda ketahui jika sedang berkeinginan mencari metode tanam di rumah. Tanaman ini memang mudah sekali dibudidayakan sehingga banyak orang memilihnya untuk ditanam di pekarangan.