Adab Bertamu dalam Islam

Adab Bertamu dalam Islam

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u4050339/public_html/annexemagazine.com/wp-content/plugins/remove-footer-credit/remove-footer-credit.php on line 116

Adab Bertamu dalam Islam

 

Dalam Islam sangat menjunjung tinggi kegiatan silaturahmi dimana memiliki banyak keutamaan. Salah satunya yakni dapat menjadi jalan terbukanya pintu rezeki. Namun, ketika berkunjung harus memiliki adab yang mana bisa Anda pelajari melalui website dutadakwah.

Adab Bertamu dalam Agama Islam

Mengunjungi seseorang dalam rangka menyambung tali silaturahmi merupakan satu hal yang sangat dianjurkan dalam Islam. Namun, ada aturan-aturan untuk dipatuhi terutama bagi pihak pengunjung. Berikut informasi singkat dan ringkasnya mengenai adab dalam bertamu:

  1. Memperhatikan Waktu dan Durasi Berkunjung

saat berkunjung tentu saja sebaiknya memperhatikan waktunya. Sebaiknya tidak terlalu pagi maupun malam atau bahkan di siang tengah hari. Pada jam-jam tersebut biasanya pemilik rumah sedang berbenah atau beristirahat.

Tak hanya waktu berkunjungnya, sebagai tamu juga harus memperhatikan durasi bertamunya. Tentu saja tidak boleh terlalu lama karena bisa saja pemilik rumah sedang kelelahan, banyak pekerjaan, dan lain sebagainya sehingga lebih baik dalam waktu sewajarnya saja.

  1. Dianjurkan Membawa Hadiah

ketika mengunjungi seseorang baik dalam keadaan sakit maupun sehat sebaiknya juga membawa oleh-oleh atau hadiah. Poin ini memang bukan kewajiban seperti yang disebutkan dalam dutadawkwah, namun bertujuan membahagiakan pemilik rumah dengan hal sederhana.

Hadiahnya tidak perlu yang mewah namun bisa dengan buah-buahan, kue kering maupun basah, atau bisa juga barang lainnya. Tujuan utamanya tentu saja agar bisa berbagi dan membahagiakan orang lain.

  1. Menjaga Pandangan Ketika Berkunjung

Ketika berkunjung ke rumah orang lain, satu hal penting yang harus diperhatikan ialah menjaga pandangan dan juga lisan. Baik melihat-lihat isi rumah, penampilan pemilik, dan lain sebagainya. Berfokuslah hanya pada obrolan yang positif dan membangun saja.

Hal ini dikarenakan untuk menjaga perasaan pemilik rumah karena ada banyak faktor yang melatarbelakanginya. Sebagai tamu tidak perlu berkomentar tidak perlu kecuali jika pemilik rumah menanyakannya.  

selain ketiga poin di atas ada beberapa hal lain yang juga harus diperhatikan misalnya menggunakan baju yang sopan, menghargai hidangan dari pemilik rumah, dan lain sebagainya. Dengan menjaga adab saat bertamu maka tujuan untuk mempererat silaturahmi dapat terjaga.

Anda dapat mempelajari lebih lanjut dalam website dutadakwah. Selain itu, untuk informasi lengkap tentang berbagai hal berhubungan dengan agama Islam dapat mengunjungi situs dutadakwah.org.