Perkembangan Ekspor Indonesia saat ini

Perkembangan Ekspor Indonesia saat ini

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u4050339/public_html/annexemagazine.com/wp-content/plugins/remove-footer-credit/remove-footer-credit.php on line 116

Nyatanya perkembangan ekspor di Indonesia mengalami naik turun karena banyaknya faktor yang ada. Hal ini membuat para pihak eksportir juga harus memperhatikannya agar tidak berpengaruh negatif terhadap usahanya.

Perkembangan Ekspor Indonesia

Perkembangan Ekspor Indonesia saat ini

Perkembangan ekspor Indonesia ini dikeluarkan oleh suatu Lembaga yakni BPS atau Badan Pusat Statistik. Hasil ini biasanya dikeluarkan setiap satu bulan sekali sehingga para pihak eksportir maupun importir dapat memanfaatkannya sebagai bahan evaluasi bagi usahanya.

1. Peningkatan setelah Mei 2020

Salah satu pencapaian yang positif yakni nilai ekspor Indonesia meningkat sebesar 15,09% atau US$ 12.03 miliar jika dibandingkan di bulan Mei 2020. Angka ini juga dikatakan sangat baik dengan disandingkan dengan capaian terbaik negeri ini yakni 2,28% dari bulan Juni 2019.

Ekspor non migas sendiri pada Juni 2020 telah mencapai US$ 11,45 miliar dimana angka ini telah naik sebesar 15,73% jika dibandingkan dengan Mei 2020. Sama halnya yakni meningkat sekitar 3,63% dari bulan Juni 2019.

2. Kumulatif Januari-Juni 2020

Secara kumulatif, perkembangan ekspor di Indonesia sudah mencapai US$ 76,41 miliar. Angka ini nyatanya menunjukkan bahwa negara ini mengalami penurunan sebesar 5,49% jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2019.

Peningkatan terbesar ekspor non migas pada tahun 2020 dicapai pada bulan Mei oleh komoditas mesin dan juga perlengkapan elektrik menunjukkan angka sebesar 39.39 persen. Sementara penurunan tertinggi terjadi pada baja dan besi sekitar 16.74%.

3. Perbandingan dengan Negara Lain

Ekspor non migas pada bulan Juni 2020 yang menunjukkan pencapaian terbesar ialah dicapai oleh negara Tiongkok sebesar US$ 2,43 miliar dan disusul oleh Amerika sekitar US$ 1,37 miliar dan juga Jepang dengan US$ 0.99 miliar.

Ekspor Indonesia sendiri di bulan Januari hingga Juni 2020 disumbang terbesar oleh beberapa provinsi yaitu Jawa Barat 16.29%, Jawa Timur 12.39% dan juga Kalimantan Timur 8,95%. Ketiganya memasarkan produk baik migas maupun non migas.

Ketiga poin diatas adalah fakta terbaru mengenai perkembangan ekspor di Indonesia yang mengalami naik ataupun turun. Informasi tersebut dapat dimanfaatkan oleh pihak eksportir untuk memperbaiki usahanya. mengenai ekspor ternayata akan lebih mudah pengerjaannya apabila pihak pengusaha menggunakan jasa ekspor loh, bisa menghemat waktu dan lebih mudah tentunya,  jadi kalau kita pakai jasa kirim luar negeri semua bisa terkendali serta produksi tetap lancar. Jasa ekspor atau jasa kirim luar negeri biasanya memerlukan ijin pengiriman yang sesuai dengan aturan impor dan ekspor